DutaRakyat.id,SBB—- Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian hari kedua terhadap “Napli Silimbona” korban laka laut.
Korban adalah warga Dusun Tapinalo, yang dilaporkan hilang di perairan Dusun Ulatu, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), sekitar pukul 08:00 WIT, pada Kamis (5/2/2026).
Pencarian melibatkan Basarnas Provinsi Maluku, personel Polsek Huamual jajaran Polres SBB, serta masyarakat dan keluarga korban.
Sebelum pelaksanaan pencarian, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan dan doa bersama sebagai bentuk kesiapan serta memohon kelancaran dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut.
Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua tim yang menyisir wilayah perairan antara Dusun Tapinalo hingga Dusun Ulatu, guna memperluas jangkauan pencarian.

Tim pertama menggunakan kapal Rigid Buoyant Boat (RBB) Basarnas Provinsi Maluku bersama personel Basarnas dan anggota Polsek Huamual.
Sementara, tim kedua menggunakan longboat milik masyarakat setempat dengan melibatkan personel kepolisian dan warga untuk mempercepat proses pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M menyampaikan bahwa upaya pencarian terhadap korban terus dilakukan secara maksimal oleh tim SAR gabungan dengan menyisir titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban hilang.
“Pencarian hari kedua ini melibatkan Basarnas, personel Polsek Huamual, serta masyarakat dan keluarga Korban. Tim dibagi dalam beberapa regu dan menggunakan armada laut untuk memperluas area pencarian di perairan sekitar Dusun Tapinalo hingga Dusun Ulatu. Hingga saat ini korban belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan,” ujar Kapolres.
Kata Kapolres, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Basarnas dan seluruh unsur terkait dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan ini sampai korban ditemukan.
“Kami menghimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, perhatikan kondisi cuaca, serta menggunakan alat keselamatan guna menghindari terjadinya kecelakaan laut,” pungkasnya.
Polres Seram Bagian Barat bersama Basarnas dan masyarakat setempat berkomitmen untuk terus melakukan pencarian secara intensif hingga korban ditemukan. {BorqanWarang}









































