DutaRakyat.Id, Surabaya– Maluku menunjukkan karakter kuat saat menumbangkan Jawa Barat 6–2 pada babak delapan besar Liga Nusantara 2025 di Lapangan Thor Surabaya, Selasa (25/11).
Kemenangan telak ini terasa dramatis karena Maluku sempat tertinggal 1–2 di babak pertama sebelum melakukan kebangkitan besar pada paruh kedua pertandingan.
Jawa Barat tampil menekan sejak kick-off dan mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan Maluku. Kombinasi serangan cepat membuat Maluku kehilangan kendali permainan, sehingga skor 2–1 menutup babak pertama untuk keunggulan sementara Jawa Barat.
Namun segalanya berubah usai instruksi baru diberikan Pelatih Kepala Maluku, Defanz Simatauw, di ruang ganti. Sang pelatih mengakui bahwa timnya memang tampil kurang solid pada awal laga.
“Kita punya banyak kelemahan di awal babak pertama. Terlalu banyak ruang yang gampang diterabas tim lawan,” ujarnya.

Simatauw kemudian melakukan pergeseran pola dan taktik dalam waktu singkat di babak kedua. Ia menekankan agresivitas dan dorongan menyerang dari berbagai lini.
“Instruksi di babak kedua ialah aktif menyerang dari segala lini. Itu yang membuat serangan kami lebih tajam. Pergeseran pola dan taktik tadi, puji Tuhan, berhasil,” tambahnya.
Tak lupa ia meminta doa dan dukungan jelang laga selanjutnya.
“Kami menatap semifinal dengan penuh percaya diri. Mohon dukungan dari semuanya.”
Perubahan strategi ini langsung membuahkan hasil. Maluku mencetak lima gol tambahan tanpa balas, memaksa Jawa Barat tak mampu lagi keluar dari tekanan.
Ketua KSMI Maluku, Muhammad Reza Mony, memberikan apresiasi besar atas performa impresif tersebut.
“Kemenangan ini menunjukkan mentalitas kuat pemain Maluku. Mereka tidak panik meski tertinggal dan justru bangkit dengan percaya diri. Melaju ke semifinal adalah langkah penting, namun bukan tujuan akhir,” tegasnya.
Dengan kemenangan meyakinkan ini, Maluku melangkah ke semifinal membawa modal besar, kepercayaan diri, taktik yang terus membaik, serta mental juara yang mulai terlihat.***










































