DutaRakyat.id,Ambon_Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ke-XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Maluku, sore tadi, Sabtu (8/11/25).
Agenda Musda-XI DPD Golkar Maluku 2025 ini dihelat di Baileo Oikumene disaksikan oleh ratusan kader. Minggu (08/11/2025).
Ketum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menekankan pentingnya memperbarui struktur Golkar di kabupaten/kota, kecamatan, hingga Desa. Karena hal itu sebagai pondasi utama dan akar terkuat sebagai kekuatan Golkar dalam menghadapi Pemilu serta Pilkada yang akan datang di tahun 2029.
“Konsolidasi dari bawah itu vital. Kalau akar kita kuat hingga desa, dipastikan pohon Golkar akan tetap tegak berdiri”, tekan Bahlil, dalam sambutannya.
Musda bukan hanya ajang seremonial semata, kata bahlil, melainkan forum krusial yang harus melahirkan tiga keputusan utama. Yakni evaluasi kepengurusan sebelumnya, penyusunan program ke depan, dan pemilihan ketua baru.

“Jadi Musda ini sudah pasti membahas tiga kegiatan pokok tersebut. Jadi harus secara profesional dalam menjalankannya”, kata Bahlil
Menurutnya, Partai tidak hanya fokus pada struktur kepengurusan saja. Tetapi juga wajib mengutamakan pentingnya regenerasi dan inovasi dalam merekrut kader.
“Kita butuh kader bukan hanya siap menang, tapi juga paham tantangan zaman. Golkar Maluku punya semua modal untuk menjadi kekuatan utama nasional”, pungkasnya.
Sementara, wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menyampaikan selamat datang kepada ketum Golkar dan rombongan. Wagub berharap semoga Musda ke XI dapat menghasilkan kepemimpinan yang baik dan terus membangun kerjasama antara Golkar dengan pemerintahan saat ini.
“Pemerintah ucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi melalui fraksi partai Golkar di DPRD atas kerjasama dalam membangun daerah kurang lebih 1 tahun kepemimpinan Lewerissa-Vanath”, ucap Vanath, pada sambutannya.
Selain itu, Plt Ketua DPD Golkar Maluku, Umar Aly Lessy juga mengakui bahwa keberadaan partai Golkar di Maluku mengalami penurunan dalam perolehan kursi di DPRD. Ini menandakan kondisi dan tantangan partai Golkar kedepan semakin kuat.
“Melalui Musda ini, kita bisa mengevaluasi semua kesalahan dan kelemahan untuk kemudian diperkuat sehingga dapat mengembalikan kejayaan Golkar di Bumi raja-raja”, akui Lessy.
Semoga pengurus baru yang akan terpilih dalam Musda ini mampu bekerja keras sehingga diperiode yang akan datang, Golkar bisa memberikan 1 kursi di Senayan.
Untuk itu, forum ini mesti dimaksimalkan dengan merumuskan pikiran yang produktif dengan memprioritaskan kader-kader yang potensial sehingga dapat mengembalikan kejayaan Golkar di Maluku.
“Kondisi internal saat ini memprihatinkan sehingga mesti direnungi untuk bisa memperbaiki diri sehingga kejayaan partai Golkar bisa dikembalikan lagi. Golkar harus menghasilkan kader-kader berkualitas sehingga kedepannya mampu membawa kejayaan Golkar”, pungkasnya. (Borqan_DR)








































