DutaRakyat.Id, Surabaya – Rombongan kontingen Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Maluku resmi tiba di Surabaya untuk mengikuti perhelatan Liga Nusantara 2025, Kamis (20/11). Rombongan dipimpin oleh Sekretaris KSMI Maluku, Defanz Simatauw, setelah sebelumnya dilepas secara resmi oleh Ketua KSMI Maluku, Muhammad Reza Mony, di Bandara Pattimura.
Setibanya di Bandara Juanda, rombongan Maluku disambut hangat oleh jajaran pengurus pusat. Turut hadir menjemput, Sekjen KSMI, Muhammad Nur Huda Ariyanto, Sekretaris Badan Tim Nasional KSMI, Yani M. Hasan Salampessy, serta fungsionaris pusat KSMI, Erik Simatauwe dan Fajri Angkotasan.
Penyambutan dinilai menjadi momentum kuat dukungan KSMI pusat terhadap perjuangan daerah-daerah di panggung nasional.
Yani M. Hasan Salampessy menjelaskan, saat bersamaan pihaknya menjemput rombongan IMF, mengingat sejumlah agenda besar KSMI berlangsung beriringan. Meski demikian, perhatian terhadap kontingen dari daerah tetap menjadi prioritas, terlebih kedatangan mereka berlangsung kurung waktu berdekatan.
“Liga Nusantara tahun ini merupakan gelaran perdana, dan Surabaya mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah. Ada 26 provinsi dari seluruh Indonesia yang berpartisipasi. Ini bukan sekadar turnamen, tetapi ajang seleksi nasional untuk melihat bibit-bibit pemain yang berpotensi mewakili Indonesia dalam event Piala Asia dan Piala Dunia Mini yang akan dihelat IMF,” jelas Salampessy.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak 19 November kemarin, sejumlah tim dari berbagai provinsi telah tiba di Surabaya untuk menjalani persiapan akhir.
Liga Nusantara 2025 menjadi momentum penting bagi Badan Tim Nasional KSMI untuk menilai, memantau, dan mengidentifikasi calon pemain terbaik Indonesia.
“Sebagai Sekretaris Badan Tim Nasional, kami ingin melihat peluang adik-adik muda yang punya potensi besar. Liga Nusantara ini menjadi pintu awal penjaringan tim-tim terbaik yang nantinya akan menjadi tulang punggung Indonesia di ajang internasional,” kata Salampessy.
Menurutnya, penyambutan langsung oleh Sekjen KSMI memberikan energi positif bagi kontingen Maluku.
Momentum ini diharapkan mampu menambah motivasi serta kepercayaan diri para pemain muda yang akan berlaga.
“Kehadiran Sekjen tentu kami harapkan menjadi tambahan semangat bagi tim Maluku. Ini bukan hanya penyemangat moral, tetapi juga wujud nyata perhatian pimpinan pusat terhadap perjuangan kontingen daerah,” ujarnya.
Selain memantau tim Maluku, Salampessy menyebut bahwa KSMI pusat juga melihat langsung kesiapan teknis tim Jawa Timur serta provinsi lainnya.
Hal ini penting demi memastikan kualitas penyelenggaraan sekaligus menjamin kompetisi berjalan ketat dan berkualitas.
Sebagai organisasi yang fokus pada pengembangan sepak bola mini, KSMI terus berkomitmen membangun ekosistem olahraga yang kompetitif, profesional, dan berintegritas.
Melalui Liga Nusantara, Salampessy berharap talenta-talenta terbaik dari seluruh Indonesia dapat muncul dan berkembang hingga siap bersaing di level internasional.***










































