DutaRakyat.id,Aru— Proses evakuasi dua jenazah korban Kecelakaan Laut KM. Indo Perkasa 03 yang tenggelam di perairan Pulau Wasir, Kepulauan Aru, melibatkan personel TNI AL di Aru bersama Basarnas.
Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Aru, Kodaeral IX, Letkol Laut (P) Sriadi mengatakan, dihari ketiga pada Jumat (6/2/2026) ini, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Lanal Aru, Basarnas, dan pihak terkait lainnya, berhasil mengevakuasi dua jenazah ABK menjadi empat orang yang meninggal di lokasi tenggelamnya kapal.
Selain itu kata Danlanal Aru, Komandan Kapal Angkatan Laut (Dankal) P. Trangan III-09-06, Kapten Laut (P) Abdul Hadi, terlibat langsung bersama tim SAR Gabungan dalam pencarian hari ketiga korban Laka Laut KM. Indo Perkasa 03 ini.
“Tim SAR Gabungan menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Jerwatu, bahwa telah ditemukan satu jenazah korban KM. Indo Perkasa 03 yang hanyut di perairan Selat Ujung Buar, Desa Jerwatu, Kecamatan Aru Utara,” ujar Danlanal Aru.

Selanjutnya tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi penemuan jenazah korban menggunakan speed boat Basarnas dan tiba di titik koordinat 5°28″24,446°S – 134°27’47,431″E pada pukul 11.30 WIT. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Kota Dobo.

Pada pukul 12.00 WIT, tim SAR Gabungan tiba di lokasi tenggelamnya kapal KM. Indo Perkasa 03 dan berhasil mengevakuasi jenazah korban di bagian palka depan kapal. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Cendrawasih Dobo menggunakan mobil Ambulance.
Diketahui, pada operasi hari pertama hingga ketiga ini, Danlanal Aru telah memerintahkan jajarannya untuk terlibat penuh dalam operasi pencarian dan pertolongan bersama Tim SAR Gabungan sejak hari pertama kejadian.
Hingga hari ketiga pencarian, dari total delapan korban hilang, telah berhasil ditemukan empat orang ABK dengan kondisi meninggal, sementara empat ABK lainnya masih dalam pencarian.
Adapun Data ABK KM. Indo Perkasa 03 sebanyak ABK 16 orang, Korban Selamat 8 orang yakni, Nari, Aditya Saputra, Agung Muhammad, Andriyanus, Imam, Liadi, Muhammad Panji dan Zainudin selaku Nakhoda.
Sedangkan Korban Hilang delapan orang yakni, Muhammad Bilal, Afrizal, Ahmad Fauzi, Febry Alziran Firmansah, Fransisku, Mohamad Ridwan, Mohamad Nur Isnaeni dan Wandi Salusi. {WarangBorqan}









































