DutaRakyat.id,Ambon_Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menggelar Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti, dalam rangka wisuda Sarjana, Magister, Doktor dan Profesor, di kampus utama dan program studi di luar kampus utama.
Program study diluar kampus utama di antaranya, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya, tahun 2025 yang bertempat di gedung Auditorium Unpatti, Rabu (29/10/2025).
Rektor Unpatti Ambon, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy bersyukur serta mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati dari program sarjana, magister, doktor, profesi guru, dan profesi dokter.
“Jadilah lulusan yang berintegritas, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan berpegang teguh pada profesionalisme”, ucap Leiwakabessy, dalam sambutannya.
Ia menyatakan bahwa keberhasilan akademik yang mereka raih adalah hasil kerja keras, pengorbanan, dan doa yang tidak putus dari para orang tua dan keluarga. “Banggalah pada hasil kerja sendiri atas doa dan dukungan dari orang tua kalian” kata Leiwakabessy.

Dia juga menjelaskan komitmennya untuk menjalankan tri dharma perguruan tinggi bersama Visi “Unpatti Unggul Bersinar Menuju World Class University”.
Dari total 1.632 lulusan, sebanyak 1.445 orang merupakan lulusan Sarjana, 54 orang Magister, 3 orang Doktor, 48 Profesi Guru, dan 82 Profesi Dokter.
Selain itu, terdapat 40 lulusan dari Sekolah Dinas Kedinasan (SDK) Waru dan 61 lulusan dengan predikat cumlaude. Rata-rata lama studi mencapai 4,3 tahun dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) rata-rata 3,9.
Diketahui saat ini Universitas Pattimura Ambon memiliki 12 program studi dengan akreditasi unggul, termasuk Magister Ilmu Kelautan, Ilmu Hukum, Fisika, Matematika, serta beberapa program di bidang perikanan dan pendidikan.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutannya yang dibacakan secara tertulis oleh
Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Umar Alabsi Habsy, mengatakan bahwa Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa sangat mengapresiasi pimpinan dan seluruh civitas akademika Unpatti atas komitmennya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Maluku.
“Lulusan perguruan tinggi harus menjadi agen perubahan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Gelar akademik harus dimaknai sebagai tanggung jawab untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa,” ungkap Umar, saat membaca sambutan mewakili Gubernur.
Untuk diingat, Unpatti Ambon kini telah mengelola 113 program studi, yang mencakup 83 program sarjana, 20 magister, 7 doktor, dan 3 profesi dan dalam waktu dekat ini Unpatti Ambon berencana membuka tujuh program baru, termasuk Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Operasi Kapal dan beberapa program spesialis kedokteran. (Borqan_DR)








































